Pada Rapat Evaluasi Panitia Paskah 2026 yang dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Kapel Brayat Minulya, Ngering, banyak apresiasi dan rasa syukur disampaikan atas pelayanan seluruh panitia selama rangkaian Pekan Suci. Evaluasi berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan sukacita yang telah dirasakan umat sepanjang perayaan Paskah tahun ini.
Salah satu hal yang paling dikenang adalah kreativitas pada perayaan Minggu Palma. Arak-arakan berlangsung meriah namun tetap khidmat dengan sorak sorai “Yerusalem-Yerusalem” yang menggema di tengah umat. Dekorasi yang dihadirkan juga memberikan nuansa baru, seperti penggunaan gedebog pisang yang ditancapi berbagai hiasan sederhana namun menarik.

Suasana tersebut semakin menambah semangat dan kekhidmatan perayaan memasuki Pekan Suci.
Dalam sesi evaluasi, banyak tanggapan positif disampaikan baik oleh panitia maupun DPH. Panitia dinilai sangat responsif dalam setiap situasi. Setelah misa selesai, para panitia langsung bergerak membersihkan area gereja tanpa menunggu instruksi. Sie tempat juga mendapat apresiasi karena sigap menangani kondisi saat badai yang terjadi pada Jumat Agung. Begitu pula setelah Vigili Paskah selesai, panitia segera membersihkan sisa lilin dan perlengkapan perayaan.
Pelayanan para petugas liturgi juga mendapat pujian karena menunjukkan antusiasme dan semangat melayani. Meski terdapat beberapa kekurangan kecil, hal tersebut dimaklumi sebagai bagian dari keterbatasan yang ada. “Apa yang kita punya, itulah yang kita berikan, karena semua ini adalah pelayanan,” menjadi ungkapan yang menggambarkan semangat para panitia.
Salah satu panitia lainnya juga menyampaikan bahwa perhatian terhadap hal-hal kecil menjadi tanda kesungguhan pelayanan. “Kalau hal kecil diperhatikan, maka hal besar juga pasti diperhatikan,” ungkapnya yang kemudian disambut tepuk tangan seluruh panitia.
Secara keseluruhan, kebersamaan yang terjalin selama persiapan hingga pelaksanaan Paskah dinilai menjadi kekuatan utama yang membuat perayaan berlangsung dengan baik dan menggembirakan. Sukacita pelayanan terasa tidak hanya bagi panitia, tetapi juga bagi umat yang mengikuti seluruh rangkaian Pekan Suci.
Dalam kesempatan tersebut, Romo Edi Wiyanto turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia. Beliau menyoroti pentingnya pembagian peran yang baik dalam pelayanan serta kepemimpinan yang melayani. Menurutnya, seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu hadir dan melayani, sehingga semangat itu dapat dirasakan oleh setiap orang yang terlibat.(ax)




Tinggalkan Balasan